Kalau mendengar kata motivasi belajar atau kurang motivasi belajar maka sebagian dari kita akan terbayang dengan anak yang malas belajar, atau mahasiswa yang nda lulus-lulus, hehe.. Jarang terbayang dengan banyaknya fakta bahwa masalah-masalah pengangguran sebenarnya juga terjadi karena kurangnya motivasi belajar, dalam hal ini belajar bekerja apa saja yang bisa menghasilkan dan belajar untuk menghilangkan rasa gengsi yang tidak berarti dalam memilih pekerjaan misalnya.
Jika seseorang mahasiswa yang masih punya tenaga untuk selepas jam kuliahnya ingin mendapat beasiswa dari saya maka Anda bisa belajar untuk bisa jadi pembantu dan bergaji 400rb sebulan misalnya. Itu memang contoh ekstrim memang. Tetapi banyak mahasiswa yang drop out karena masalah gengsi.
Padahal jika ia punya motivasi belajar yang sangat tinggi maka kekurangan biaya tidak akan pernah jadi masalah, asalkan mahasiswa tersebut belajar menghilangkan rasa malas, belajar menghapus rasa gengsi, belajar menerapkan ilmunya dengan mengajarkan apa yang dia ketahui, belajar bisnis internet modal sangat sedikit uang yang mana kemudian bisnis sambilannya ini justru dapat mendukung kuliahnya dari sisi ilmu dan finansial, belajar menahan rasa lapar jika diperlukan, belajar bekerjasama dengan mahasiswa lainnya atau orang lain untuk menciptakan suatu produk yang laku di pasaran, dan sebagainya.
Semua itu dapat dikerjakan, hanya jika motivasi belajar mahasiswa tersebut sangat dahsyat dan dalam arti yang sangat luas, bukan belajar pagi sore siang malam jadi kutu buku saja. Bukan berarti seorang yang keluar rumah terus dan tidak membaca buku adalah tidak belajar. Saya hanya ingin mengatakan bahwa belajar itu maknanya sangat luas, demikian pula dengan motivasi belajar.
Oh ya, mengapa saya menulis motivasi belajar ini seperti marah-marah? Karena saya dulu mahasiswa yang begitu, mahasiswa yang drop out. Jadi, sebenarnya saya marah pada diri sendiri, coba kalau dulu motivasi belajar saya seluas sekarang, maka tidak akan drop out. Mohon maaf kalau Anda kebetulan mahasiswa yang seperti saya dulu, hehe..
Diatas tadi saya juga menyebut kata PEMBANTU. Tapi kata pembantu itu luas loh, ada pembantu dosen, pembantu guru, pembantu web designer, pembantu manajer, pembantu apa lagi ya?
Best regards
Mufli
Sumber: http://motivasibelajar.net/
Jika seseorang mahasiswa yang masih punya tenaga untuk selepas jam kuliahnya ingin mendapat beasiswa dari saya maka Anda bisa belajar untuk bisa jadi pembantu dan bergaji 400rb sebulan misalnya. Itu memang contoh ekstrim memang. Tetapi banyak mahasiswa yang drop out karena masalah gengsi.
Padahal jika ia punya motivasi belajar yang sangat tinggi maka kekurangan biaya tidak akan pernah jadi masalah, asalkan mahasiswa tersebut belajar menghilangkan rasa malas, belajar menghapus rasa gengsi, belajar menerapkan ilmunya dengan mengajarkan apa yang dia ketahui, belajar bisnis internet modal sangat sedikit uang yang mana kemudian bisnis sambilannya ini justru dapat mendukung kuliahnya dari sisi ilmu dan finansial, belajar menahan rasa lapar jika diperlukan, belajar bekerjasama dengan mahasiswa lainnya atau orang lain untuk menciptakan suatu produk yang laku di pasaran, dan sebagainya.
Semua itu dapat dikerjakan, hanya jika motivasi belajar mahasiswa tersebut sangat dahsyat dan dalam arti yang sangat luas, bukan belajar pagi sore siang malam jadi kutu buku saja. Bukan berarti seorang yang keluar rumah terus dan tidak membaca buku adalah tidak belajar. Saya hanya ingin mengatakan bahwa belajar itu maknanya sangat luas, demikian pula dengan motivasi belajar.
Oh ya, mengapa saya menulis motivasi belajar ini seperti marah-marah? Karena saya dulu mahasiswa yang begitu, mahasiswa yang drop out. Jadi, sebenarnya saya marah pada diri sendiri, coba kalau dulu motivasi belajar saya seluas sekarang, maka tidak akan drop out. Mohon maaf kalau Anda kebetulan mahasiswa yang seperti saya dulu, hehe..
Diatas tadi saya juga menyebut kata PEMBANTU. Tapi kata pembantu itu luas loh, ada pembantu dosen, pembantu guru, pembantu web designer, pembantu manajer, pembantu apa lagi ya?
Best regards
Mufli
Sumber: http://motivasibelajar.net/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar