Sragen – Pekerjaan orang tuanya sebagai seorang tukang kayu, tidak menyurutkan semangat Dewi Nur Fatimah untuk bersekolah. Setelah berhasil mendapatkan beasiswa Bidik Misi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dewi melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah. Mahasiswi semester dua ini bahagia dan terharu karena tidak pernah menyangka bisa kuliah tanpa mengeluarkan uang, bahkan mendapatkan uang setiap bulan.
Keberhasilan Dewi tak lain juga berkat doa sang ibu, seorang ibu rumah tangga, yang menginginkan anaknya bisa kuliah. Walaupun sang ibu sadar, tidak mungkin jika dirinya harus membiayai kuliah Dewi. “Saya sering berpikiran, anak pintar tapi tak bisa sekolah, sedangkan anak yang tidak pintar tapi punya uang, bisa sekolah,” ujar ibu Dewi hampir menangis.


.jpg)