Selamat datang di SMP IT Atsaqibiyah On line

Jumat, 22 Juni 2012

10 Cara Pintar Belajar


Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling nggak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara pintar supaya waktu belajar kita menjadi efektif.

1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal

Yap, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.

Rabu, 20 Juni 2012

Alhamdulillah, 100 % LULUS


Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT, Sholawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan Nabi Kita Muhammad SAW beserta para shahabat, keluarga dan orang-orang yang mengikuti jalanNya hingga hari akhir.
Sungguh tiada kata yang pantas kami ucapkan selaku Pengurus Yayasan Ponpes Nurul Iman Bontang serta Dewan Guru SMP IT Atsaqibiyah selain puja dan puji kehadirat Allah SWT atas taufiq dan hidayahNya, Alhamdulillah siswa/i kami yang kemarin mengikuti Ujian Nasional dengan ijin Allah SWT serta Doa dan perjuangan, mereka mendapatkan kelulusan UN dengan predikan keberhasilan 100 %.

Pisah Kenang Angkatan I

Foto Bersama Kelas IX SMP IT Atsaqibiyah

Pada tanggal Juni 2012, di Kampus SMP IT Atsaqibiyah adalah hari yang begitu ditunggu-tunggu oleh banyak siswa-siswi..lho ada apa? karena Tanggal Juni 2012 tersebut adalah acara Pisah Kenang untuk kelas IX, Terima Raport bagi Siswa kelas VII & VIII dan Khotmil Qur'an bagi Santri Ponpes Nurul Iman Bontang.

SANLAT SISWA SMP IT ATSAQIBIYAH

Insya Allah selama enam hari ini mulai 20 Juni 2012 s.d. 25 Juni 2012 akan dilaksanakan pesantren kilat (sanlat) untuk siswa SMP IT Atsaqibiyah di kampus terpadu Pondok Pesantren Nurul Iman Bontang. untuk menambah wawasan agama dan mengurangi kegiatan yang tidak bermanfaat pada saat liburan panjang sekolah. diharapkan akan dapat menjadikan anak didik yang bisa memanage/mengatur waktu pada saat liburan sekolah, juga dapat mengamalkan ajaran-ajaran agama yang telah didapatkan. 

Selasa, 21 Februari 2012

Anak Tukang Kayu Kuliah di Fakultas Kedokteran UNS


Sragen – Pekerjaan orang tuanya sebagai seorang tukang kayu, tidak menyurutkan semangat Dewi Nur Fatimah untuk bersekolah. Setelah berhasil mendapatkan beasiswa Bidik Misi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dewi melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah. Mahasiswi semester dua ini bahagia dan terharu karena tidak pernah menyangka bisa kuliah tanpa mengeluarkan uang, bahkan mendapatkan uang setiap bulan.
Keberhasilan Dewi tak lain juga berkat doa sang ibu, seorang ibu rumah tangga, yang menginginkan anaknya bisa kuliah. Walaupun sang ibu sadar, tidak mungkin jika dirinya harus membiayai kuliah Dewi. “Saya sering berpikiran, anak pintar tapi tak bisa sekolah, sedangkan anak yang tidak pintar tapi punya uang, bisa sekolah,” ujar ibu Dewi hampir menangis.

Jumat, 17 Februari 2012

Berkat Bidikmisi Syamsul Berani Bercita-cita

02/09/2012
Menjadi tulang punggung keluarga di usia yang masih sangat muda dan selalu hidup dalam kemiskinan, membuat Syamsul (20) tidak pernah membayangkan mendapat kesempatan kuliah di perguruan tinggi. Namun beasiswa Bidikmisi yang ia terima memberinya kesempatan untuk berjuang meraih masa depan yang lebih baik dan memutus rantai kemiskinan di keluarganya. "Sekarang saya berani bercita-cita, saya ingin menjadi dosen." ungkap Syamsul. Ia sekarang tercatat sebagai mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika di Universitas Jambi (UNJA).